- Back to Home »
- Sport »
- Hamilton Unggul di Lingkungan Ekstrim Berkat Kematangan
Posted by : Unknown
Jumat, 16 Mei 2014
LONDON – Performa ‘wah’ Lewis Hamilton di awal-awal musim ini tak ayal menuai banyak acungan jempol, salah satunya dari legenda hidup F1, Damon Hill. Jawara musim 1996 itu melihat kematangan, jadi faktor ‘x’ Hamilton tampil mengesankan di empat seri terakhir.
Kematangan juga tentunya merupakan bentuk klimaks dari pengalaman. Hamilton musim ini sudah memasuki tahun ke delapannya di lintasan jet darat. Hill juga melihat ada keseimbangan, terutama dari attitude-nya di lingkungan F1 yang terbilang ekstrim.
“Yang jelas dia sudah dewasa dan dia tak hanya sudah matang tapi juga dia telah menemukan keseimbangan. Tak mudah ketika Anda masih muda untuk datang ke F1,” ujar Hill, kepada DailyMail, Jumat (16/5/2014).
“Lingkungannya di F1 sangat ekstrim di berbagai aspek, mulai dari perjalanannya, orang-orang yang Anda temui, tekanan, pers dan berbagai hal lainnya. Butuh waktu untuk seorang pembalap bisa menangani semua tanggung jawab itu. Tapi setelah itu mereka sudah bisa mulai terbiasa dan mampu menangani situasi-situasi tersebut,” lanjutnya.
Hill juga angkat topi soal keberanian Hamilton. Keberanian untuk meninggalkan McLaren ketika dia melihat ada kesempatan yang lebih baik untuk berkembang di tempat lain.
“Dia mengambil risiko besar dengan pindah dari ‘rumahnya’ di McLaren ke Mercedes, tim yang dikatakan banyak orang akan jadi perjudian besar. Tapi dia sudah melihat jauh ke depan, membuat keputusannya sendiri dengan penilaian pribadi dari situasinya,” imbuh Hill.
“Saya berikan semua pujian untuknya dan sekarang dia berada di kokpit yang kompetitif dan dia mengusahakan kesempatan terbaiknya (di empat seri terakhir). Meski Mercedes sepertinya sulit ditaklukkan tim lain, setidaknya Hamilton masih harus menghadapi Nico Rosberg. Tapi, Hamilton terlihat sangat tangguh untuk bersaing dengan rekannya,” tutupnya.
(raw)
Kematangan juga tentunya merupakan bentuk klimaks dari pengalaman. Hamilton musim ini sudah memasuki tahun ke delapannya di lintasan jet darat. Hill juga melihat ada keseimbangan, terutama dari attitude-nya di lingkungan F1 yang terbilang ekstrim.
“Yang jelas dia sudah dewasa dan dia tak hanya sudah matang tapi juga dia telah menemukan keseimbangan. Tak mudah ketika Anda masih muda untuk datang ke F1,” ujar Hill, kepada DailyMail, Jumat (16/5/2014).
“Lingkungannya di F1 sangat ekstrim di berbagai aspek, mulai dari perjalanannya, orang-orang yang Anda temui, tekanan, pers dan berbagai hal lainnya. Butuh waktu untuk seorang pembalap bisa menangani semua tanggung jawab itu. Tapi setelah itu mereka sudah bisa mulai terbiasa dan mampu menangani situasi-situasi tersebut,” lanjutnya.
Hill juga angkat topi soal keberanian Hamilton. Keberanian untuk meninggalkan McLaren ketika dia melihat ada kesempatan yang lebih baik untuk berkembang di tempat lain.
“Dia mengambil risiko besar dengan pindah dari ‘rumahnya’ di McLaren ke Mercedes, tim yang dikatakan banyak orang akan jadi perjudian besar. Tapi dia sudah melihat jauh ke depan, membuat keputusannya sendiri dengan penilaian pribadi dari situasinya,” imbuh Hill.
“Saya berikan semua pujian untuknya dan sekarang dia berada di kokpit yang kompetitif dan dia mengusahakan kesempatan terbaiknya (di empat seri terakhir). Meski Mercedes sepertinya sulit ditaklukkan tim lain, setidaknya Hamilton masih harus menghadapi Nico Rosberg. Tapi, Hamilton terlihat sangat tangguh untuk bersaing dengan rekannya,” tutupnya.
(raw)